
hmm kasian mas alif, sejak sabtu siang badannya panas. Mama sempet kasih obat penurun panas kemarin tapi sorenya badan mas masih hangat. Mas langsung di bawa ke RS Permata Cibubur malam itu (jam 21:10) ketemu dokter Syarif. Papa sama aku nunggu di mobil, habis aku ngantuk banget pengen tidur, so papa nemenin aku. Sepulang dari RS jam 11:40, kita sempet mampir di KFC Petronas Cibubur, Papa mau makan malem…papa sakit perutnya dari jam 3 lum makan apa-apa
. Di KFC Petronas, mas Alif sempet 3 kali muntah hmm kasian ya mas..kata dokter mas lagi batuk dan demam tinggi.
Syukur Alhamdulilah hari senin dan selasa ini, mas Alif sedang libur sekolahnya so mas bisa istirahat. Doain mas ya semoga mas cepet sembuh..
Filed under: Ilmu
Sebelum belajar membuat Origami, sebenarnya apa sih Origami itu…
Kata origami berasal dari bahasa Jepang, yakni gabungan dari kata oru bermakna melipat dan kami berarti kertas. Ketika kedua kata itu bergabung, ada perubahan sedikit namun tidak merubah artinya yakni dari kata kami menjadi gami. Sehingga yang terjadi bukan orikami tetapi origami, maksudnya melipat kertas. Saat ini, kata origami telah dikenal dan digunakan di seluruh penjuru dunia untuk menyebut seni melipat kertas.
Namanya saja seni melipat kertas, sudah pasti bahan yang paling dibutuhkan adalah kertas itu sendiri. Bahkan, aslinya memang hanya dan hanya dari selembar kertas, tanpa tambahan bahan ataupun alat apapun. Karena hanya dengan selembar kertas dan hampir semua kertas dapat digunakan, maka inilah seni yang paling mampu diakses oleh semua orang. Memang ada standar karakteristik kertas supaya mudah dan enak dilipat-lipat, misalnya yang tipis namun kuat. Hindari pemakaian kertas tebal semacam karton tebal, atau terlalu lentur seperti kertas tisu dan lain-lain, semuanya itu jelas menyulitkan.
Jika diamati, kertasnya saja sungguh menarik. Biasanya kertas yang digunakan untuk origami berwarna-warni. Warna umumnya hanya ada pada satu sisi sementara sisi lainnya putih polos. Namun pada perkembangannya menjadi bermacam-macam, seperti berwarna pada kedua sisi, atau bercorak/berpola sehingga semakin menarik. Kalau anda berada di Jepang, akan sangat banyak menemukan bermacam-macam desain kertas untuk origami dengan bahan, corak, pola, tekstur, warna dan lain sebagainya. Banyak orang yang mengenalnya sebagai kertas Chiyogami. Ada juga jenis kertas untuk origami yang sangat menarik namun sekaligus juga sangat mahal, yakni washi yang asli buatan tangan (handmade / original). Kertas washi itu aslinya dipakai untuk pembatas ruang rumah tradisional di Jepang.
Hi,
Bangun tidur aku melihat papa dan mama di ruang tamu. Ohya hari ini hari Sabtu…asyik papa pasti ngga kerja, papa pasti nemenin kita bermain. Mama sih biasanya pergi kerja walau Sabtu.
Tapi ternyata Aku dan dedek salah tebak, papa hari ini pergi kantor karena ada kerjaan kata papa, sedangkan mama mau di rumah aja. Hmm..ternyata mama sedang sakit, kepala mama pusing banget katanya.
Papa sepertinya berat tinggalin mama, tapi papa bilang papa udah janji sama temen untuk ngerjain sesuatu. Tadi papa juga sempet nawarin mama ke Rumah Sakit, tapi mama ngga mau.
Jam 7.30 papa pamitan ke kita semua, dedek sempet pengen ikutan..tapi papa bilang ke dedek untuk nemenin mama, kasihan mama..papa minta jangan nakal. Oh ya tadi pagi papa instal game baru di PSP kesayanganku. game yang pertama TMNT dan Ford Racing…asyik. Papa juga beliin kaset kaset baru buat Dedek, so Gameboy pinky dedek makin keren.
by the way kasian mama, kita juga sebenarnya ngga suka kalo mama kerja lagi, kita lebih seneng mama ada di rumah nemenin kita. Gak pa pa deh mama cerewet..yang penting mama di rumah. Sejak mama pergi kerja mama dan papa selalu pulang sehabis magrib, sekali-kali aja pulangnya cepet. So sekarang kita jarang sholat magrib bareng lagi deh hiks hiks..
Untuk pagi hari ini ceritaku udah dulu ya. Ntar aku cerita lagi. Oya, aku mohon temen-temen untuk ikut mendoakan mama dan papaku agar selalu dilindungi Allah SWT, semoga mama cepet sembuh…agar mereka dapat menjaga dan mengajariku banyak hal sampai aku dewasa nanti.
Alif
Tony Buzan, pencipta metode mind map ini, terinspirasi oleh komputer di tahun 1971 yang dilengkapi dengan manual pemakaian hingga ribuan lembar. Dia heran, mengapa otak manusia yang jauh lebih hebat tidak disertai manual penggunaan? Maka dia menciptakan alat mind map sebagai cara memaksimalkan kerja otak.
Prinsipnya sederhana, cukup anda ikuti kemana otak berpikir, apa yang terlintas, apa yang teringat, dan tuliskan di atas kertas dalam bentuk coretan yang berkait-kaitan. Coretan tersebut dimulai dari tengah kertas sebagai pusat, kemudian mengembang keluar ke arah tepi kertas. Inilah konsep radiant thinking.
Mind Map berfungsi sebagai alat bantu untuk memudahkan otak bekerja. Manfaat mind map adalah :
• Mempercepat pembelajaran
• Melihat koneksi antar topik yang berbeda
• Membantu ‘brainstorming’
• Memudahkan ide mengalir
• Melihat gambaran besar
• Memudahkan mengingat
• Menyederhanakan struktur
• dsb
Saya baru mau mencoba menerapkan untuk anak-anak dan saya sendiri. Walau dalam pekerjaan sehari-hari saya sempat menerapkan konsep mind mapping. Terkadang mind map digunakan sebagai coretan awal semua ide yang terlintas saat mengembangkan sebuah topik. Di saat lain, mind map digunakan untuk mempelajari bahan training yang disiapkan oleh tim lain. Terkadang materi itu begitu banyaknya sehingga kalau kita pelajari slide demi slide maka akan kehilangan benang merah dari awal hingga akhir. Terkadang pula memang materi yang dikaji masih berupa bahan mentah yang tak beraturan, sehingga perlu disusun ulang, dibuang, maupun ditambah, sehingga menjadi kesatuan materi yang mengalir. Di sinilah mid map membantu saya menemukan ide utama materi dan menyusun slide dengan benang merah yang sesuai.
Bila Anda sering mengalami pusing karena banyak masalah yang terlintas di kepala, atau banyak ide yang tiba-tiba muncul, atau apapun yang kalau tidak direkam akan membebani otak bawah sadar Anda, maka mind map ini bisa menjadi alat buat menuangkan semua gagasan, pikiran, maupun sampah di kepala tersebut.
Cara membuat mind map sangat gampang :
1. Mulai dengan topik utama – di tengah
2. tulis sub-topik penting
3. tambah dan hubungkan dengan sub-sub-topik
4. Ulangi langkah 2 dan 3 hingga ‘outline’ lengkap
Mind Mapping sebenarnya juga bisa digunakan untuk brainstorming, jembatan diskusi, berbagi ide, bahkan mengerjakan proyek bersama. Anda bisa membuat pemecahan bersama-sama rekan dalam tim (semua ngomong, lalu ada yang menulis di selembar kertas besar), juga bisa menggabungkan mind map dari anggota tim (bikin masing-masing lalu digabungkan), bahkan mind map bisa dipakai sebagai slide presentasi tiap anggota untuk berbagi ide kepada orang lain.
12 April 2008 saya membeli buku “Gembira Belajar Dengan Mind Mapping” tulisan Femi Olivia terbitan Elek Media Komputindo. Nanti kalo saya sudah baca saya coba sharing buat teman-teman.
berikut ebook mind mapping dan contoh-contohnya
I am a Muslim, the things I say
In everything I do everyday
We are Muslims, the things we say
In everything we do everyday
Oooh, Bismillah,
Oooh, Alhamdullillah
I am a Muslim and this I know
I need to eat so that I will grow
We are Muslims and this we know
We need to eat so that we will grow
When we eat we say Bismillah
When we’re full, we say Alhamdullillah (x2)
Water, juice and milk, these I think
Are so delicious for me to drink
Water, juice and milk, these we think
Are so delicious for us to drink
When we drink we say, Bismillah
When we’re done we say Alhamdullillah (x2)
Going out with my mum and dad
Coming home, oh what fun we had
Going out with our mum and dad
Coming home, oh what fun we had
Driving in the car, Bismillah
Coming safely home, Alhamdullillah (x2)
I go to sleep saying Allah’s name
And in the morning I do the same
We go to sleep saying Allah’s name
And in the morning we do the same
When we sleep we say Bismillah (2X)
When we rise we say Alhamdullillah
Masih tentang homeschooling… banyak sekali usaha usaha yang dilakukan untuk mewujudkan homeschooling ini. Ada yang membentuk homeschooling berkelompok (komunitas homeschooling) ada pula yang memperjuangkan homeschooling secara pribadi dan memanggil guru privat untuk pelajaran pelajaran tertentu. Para ‘pejuang homeschooling’ memiliki komunitas sendiri yang terkadang bertemu dalam jangka waktu tertentu untuk berdiskusi, tukar info, dll. Setiap homeschooler mempunyai cara masing masing untuk belajar. Ada yang sudah memiliki jadwal teratur, ada pula yang dibiarkan mengalir begitu saja. Kebanyakan merujuk pada metoda homeschooling yang ada di barat.
Dibawah ini ada cerita tentang metoda homeschooling yang saya dapat di internet (salah satunya ada di: http://www.early-years-homeschool.com/homeschool-method.html).
Metoda klasik
Cara belajarnya kurang lebih hampir sama dengan cara belajar di sekolah yaitu guru menerangkan, murid mendengar. Pendekatan ini dibuat dengan asumsi anak anak sampai usia 12 tahun belum dapat memahami berbagai macam fakta, tapi mereka perlu diberikan berbagai macam materi tanpa ada paksaan untuk memahaminya. (Setelah usia 12 sampai 15, anak anak dianggap sudah dapat memahami apa yang diberikan dan di atas 15 tahun dianggap mampu menerapkan apa yang telah diketahui).
Metoda Montessorri
Dirumuskan oleh Dr Maria Montessori, orang Itali yang berprofesi sebagai pendidik. Ia dianggap berhasil mendidik anak anak jalanan yang sulit untuk diatur, menjadi anak anak yang berpendidikan.Dalam metoda Montessori, faktor lingkungan dan suasana saat belajar sangat diperhatikan. Anak anak tidak dipaksa untuk belajar, tapi anak anak diajak untuk bersenang senang, bermain dan berhibur dengan mempelajari sesuatu. Setiap anak diperhatikan dan diperlakukan secara khusus sehingga tidak ada ‘proses pendidikan massal’. Setiap individu dihargai perkembangannya, dihargai hasil karyanya. Guru memiliki peran yang cukup besar dalam proses pendidikan karena ia tidak sekadar menjadi orang yang memberi materi, ia harus menguasainya, kalau perlu menjiwainya sehingga semangat dan ruh sang guru yang kuat ini dapat menyebar pada anak anak didiknya. Guru harus melewati masa training yang cukup panjang, memahami apa yang disampaikannya dan menjadi pendamping yang baik untuk anak. Selengkapnya dapat dilihat di: http://www.michaelolaf.com/CWcontents.html
Menurut pandangan saya, perbedaan metoda Montessori denagn metoda klasik adalah, Dr. Montessorri memiliki berbagai pendekatan dalam belajar, tidak sekadar menulis dan mendengar, tapi juga berbuat dan merasakan. Dr, Montesorri sangat memperhatikan lingkunagn dan suasana belajar. Deangn suasana yang menyenangkan, anak anak lebih mudah mempelajari sesuatu dan berkembang. Ia juga menyadari besarnya peran guru dalam proses belajar mengajar.
Metoda Charlotte Mason
Charlotte Maria Shaw Mason adalah pengajar di Inggris yang cukup liberal di zamannya (tahun 1800an) . Ia prihatin denagn pendidikan di Inggris yang ‘feodal’. Waktu itu pendidikan seni hanya diberikan utnuk kalangan menengah ke atas saja. Oleh sebab itu ia adalah salah satu tokoh yang memperjuangkan kesetaraan pendidikan utnuk seluruh kalangan masyarakat. Ia juga menemukan besarnya peranan orang tua dalam mendidik anak anaknya.
Metoda pengajarannya sering dilakukan dalam bentuk narasi. Buku buku pelajaran tidak sekadar memberikan fakta, tapi juga cerita, sehingga ada ‘hal lain’ yang dapat dinikmati pembacanya selain fakta fakta yang ‘kering’. Seperti Montesorri, Mason juga sangat memperhatikan perkembangan anak sehingga materi diberikan disesuaikan denagn kondisi yang dimiliki oleh anak.Mason juga mendidik anak anak agar memiliki kebiasaan kebiasaan baik (habit training) seperti, patuh, jujur, tepat waktu, kebersihan, dll. Ia juga memperhatikan pendidikan ruhani, setiap hari ada alokasi waktu untuk membaca Injil.
Metoda Charles Moore (http://www.moorefoundation.com/index.php)
Metoda belajar Charles Moore lebih fleksibel. Ia menganjurkan anak anak tidak dipaksa untuk belajar terutama untuk anak anak usia di bawah 8 tahun. Ia bahkan tidak meributkan anak anak usia 7 tahun yang belum dapat membaca. Ia beranggapan suasana dan guru yang pengertian sanagt berpengaruh dalam proses belajar. Tidak ada persyaratan yang ketat untuk menjadi seorang guru selama ia memiliki kesungguhan dan perhatian yang besar terhadap anak didiknya. Ada 3 formula yang diberikan pada murid murid yaitu :
1. Belajar
Belajar tidak perlu dipaksakan dan dilakukan dalam suasana yang menyenangkan. Setiap anak diberi kebebasan untuk mengembangkan minat masing masing karena dengan cara ini mereka lebih cepat berkembang dan termotivasi untuk mengetahui sesuatu lebih jauh. Materi pelajaran yang diberikan tergantung dari usia, terkadang 10 sampai 15 menit sudah cukup, sisanya diserahkan pada anak anak sendiri. Materi pelajaran diseleksi, demikian juga alat peraga dan mainan. Permainan yang pasif atau materi pelajaran yang kaku dan mendikte perlu dihindari.
2. Bekerja
Menurut Moore, setiap anak perlu dibiasakan untuk ‘bekerja’ (atau berbuat?). Contohnya dengan mengerjakan pekerjaan sehari hari di rumah, berjualan kue, menjadi pengasuh anak, dll. Segala pekerjaan yang membangun, melatih keterampilan, keberanian, perlu untuk dibuat. Dari sini mereka belajar langsung tentang manajemen, matematika, ilmu sosial, keterampilan, dll.
3. Pengabdian
Murid dilatih untuk membantu orang di panti asuhan, panti jompo dan membantu menyelesaikan permasalahan di lingkungannya seperti masalah sampah, kesehatan, dll.
Metoda Waldorf (http://www.steiner-australia.org/)
Pendirinya adalah Dr Rudolf Steiner, seniman yang merangkap scientist dari Austria yang diminta utnuk membangun sekolah di pabrik rokok Waldorf Stuttgart, nama sekolahnya Die Freie Waldorfschule. Materi sekolah sangat disesuaikan denagn usia, perkembangan dan individu anak. Tidak ada target yang dipaksakan untuk anak, anak diajak untuk belajar dalam suasana yang menyenangkan. Anak anak yang dibesarkan denagn cara ini mencapai hasil akademik yang baik dan sebagian besar mampu melanjutkan ke jenjang universitas favorit di Australia.
Metoda Unschooling
Intinya tidak terlalu pusing dengan target target fisik seperti yang dilakukan di sekolah biasa.
Metoda campur sari/ eklektik
Metoda yang bebas, tergantung pada sang pendidik.
Dari berbagai metoda yang pernah dibuat, hampir terdapat beberapa kesamaan yaitu:
- Para pendidik menyadari bahwa mendidik bukan cuma memberikan materi lewat logika, namun juga perlu dilakukan lewat rasa seperti lewat seni, sastra, dll
- Didikan penuh kasih sayang, suasana yang menyenangkan, lingkungan yang baik, sangat membantu proses belajar anak.
1. Di Indonesia, kita sudah tahu mengenai keluarga Said Kelana yang menerapkan sistem ini dalam mengajar anak-anaknya (Imaniar dan saudara-saudaranya). Sekarang ini ada juga orang-orang yang menerapkan sistem ini, bahkan mereka punya komunitas sendiri, sering mengadakan pertemuan supaya anak-anak bisa bersosialisasi. Biasanya, sebagian besar orang-orang yang menerapkan sistem homeschooling adalah orang-orang yang pernah lama mengikuti pendidikan di luar negeri (karena kalau mau masuk sekolah di Indonesia biasanya membuat mereka turun kelas/grade).
2. Homeschooling juga kebanyakan dijalankan oleh orangtua yang memiliki anak “special needs”, karena masih jarang sekolah konvensional yang mau dan bisa menerima anak “special needs” (khususnya di Indonesia).
3. Beberapa web tentang homeschooling ini: www.wizziq.com, www.letteroftheweek.com/index.html, atau bisa browsing ke Google sampai ke jurnal-jurnal orangtua yang menerapkan homeschooling ini.
4. Di Amerika, homeschooling ini masih menjadi topik pembahasan seru. Sementara di Indonesia masih menjadi sesuatu yang “aneh” atau masih jarang, bahkan untuk topik diskusi.
5.Salah satu yayasan yang bergerak di bidang homeschooling di Indonesia adalah Yayasan Pengembangan Anak Istimewa INDRIYA, Jl. Dadali no.53, Bogor. tel: 0251 334108, ketuanya: Dr. Pratiwi Sudarmono, webnya: www.indriya-foundation.org
6. Untuk menerapkan homeschooling ini memang diperlukan dedikasi yang luar biasa dari para orangtua dari soal waktu sampai dengan kreatifitas. Bahkan orangtuanya pun ikut belajar lagi. Dana yang dibutuhkan juga relatif besar, mengingat di Indonesia kebutuhan bahan-bahan penunjang metode ini masih “diimpor” dari luar negeri.
7. Salah satu kendala jika mau diterapkan di Indonesia adalah melakukan kesepakatan dengan Depdiknas (untuk bisa ikut ujian dan dapat ijazah). Walaupun ternyata ada juga yang bisa dapat ijazah dari Depdiknas.
8. Kendala lain homeschooling ini adalah sosialisasi. Sehingga masih lebih baik sekolah konvensional, karena dengan begitu anak terasah “life skill” (EQ dan SQ) nya, yang akan menentukan kesuksesan mereka di masa depan. Ada juga yang mengatakan salah satu solusinya adalah mengikutkan diri dalam kegiatan-kegiatan seperti ikut serta dalam kegiatan sosial, kegiatan warga sekitar, dll. Jadi homeschooling tidak berarti terus-menerus berada di rumah.
9. Metode homeschooling ini tidak hanya orangtua yang mengajarkan, ada juga yang memanggil guru untuk mengajar di rumah, dan sebagainya.
10. Sebenarnya tidak ada yang namanya Materi Homeschooling, itu hanya “jualan” saja. Homeschooling berarti tidak pergi ke sekolah dalam arti institusi (sekolah konvensional), materinya adalah yang diajarkan di sekolah konvensional. Tapi ternyata ada juga orangtua yang memilih
materi untuk mengajarkan anak-anaknya. Jadi tidak semua bahan pelajaran diberikan ke anak.
Kesimpulan:
Ide homeschooling ini bagus, dan bisa jadi alternatif pembelajaran bagi anak-anak. Tapi memang sebaiknya anak-anak bersekolah di sekolah konvensional supaya bisa bersosialisasi secara penuh untuk mengasah “life skill” mereka. Untuk saya pribadi, ide ini memacu saya untuk terus-menerus belajar, supaya bisa mendampingi anak (jika sudah sekolah masuk usia sekolah).
1. Homeschooling itu LEGAL
Homeschooling adalah salah satu model belajar bagi anak-anak. Homeschooling bukan berarti tidak belajar. Sekolah bukan satu-satunya tempat belajar anak dan cara anak untuk mempersiapkan masa depannya.
Di dalam sistem pendidikan Indonesia, keberadaan homeschooling adalah legal. Keberadaan homeschooling memiliki dasar hukum yang jelas di dalam UUD 1945 maupun di dalam UU no 20/2003 mengenai Sistem Pendidikan Nasional. Sekolah disebut jalur pendidikan formal, homeschooling disebut jalur pendidikan informal. Siswa homeschooling dapat memiliki ijazah sebagaimana siswa sekolah dan dapat melanjutkan sekolah ke Perguruan Tinggi manapun jika menghendakinya.
2. Apa alasan Anda memilih Homeschooling?
Banyak alasan orang tua memilih homeschooling. Secara general, alasan utama orang memilih homeschooling adalah tidak puas dengan model sekolah umum dan ingin memberikan pendidikan yang berkualitas kepada anak. Selain itu, ada yang melakukan homeschooling karena ada kebutuhan khusus pada anak; misalnya autis, anak-fokus, berbakat, dsb.
Identifikasi alasan Anda sendiri untuk memilih homeschooling agar Anda dapat menentukan solusi yang tepat untuk model homeschooling Anda. Identifikasi juga kendala atau concern Anda mengenai homeschooling untuk Anda cari jawabannya. Pertanyaan yang sering muncul diantaranya: apakah saya bisa, kami orang tua yang bekerja, saya tidak pandai, saya tidak sabaran, apakah saya harus mengajar sendiri semuanya?
Jika Anda memang ingin melakukan homeschooling, ujilah seberapa jauh komitmen Anda terhadap homeschooling putera-puteri Anda. Bagaimana Anda menempatkan homeschooling dalam prioritas pribadi dan keluarga Anda? Berapa banyak waktu Anda yang dapat Anda sediakan untuk homeschooling?
Homeschooling adalah sebuah proses yang dapat dilakukan oleh orang tua manapun yang mencintai dan berdedikasi pada puteri-puterinya. Apapun latar belakang pendidikan atau pekerjaan Anda, tidak menghalangi Anda untuk melakukan homeschooling. Yang diperlukan adalah komitmen, kesediaan belajar, dan bekerja keras. Homeschooling memang bukan sebuah hal yang mudah, tetapi homeschooling dapat dijalankan karena sudah jutaan orang tua yang mempraktekkannya.
It works and it’s worthed. Kerja keras Anda akan membuahkan hasil membahagiakan ketika anak Anda tumbuh dengan gembira dan keluarga Anda berkembang bersama dengan berkualitas.
Kerja keras Anda akan membuahkan hasil membahagiakan ketika anak Anda tumbuh dengan gembira dan keluarga Anda berkembang bersama dengan berkualitas.
Kerja keras Anda akan membuahkan hasil membahagiakan ketika anak Anda tumbuh dengan gembira dan keluarga Anda berkembang bersama dengan berkualitas.
3. Cari informasi sebanyak-banyaknya.
Cari informasi untuk menjawab pertanyaan dan concern pribadi Anda.
Di Internet tersedia banyak sekali informasi mengenai homeschooling di seluruh. Carilah menggunakan Yahoo atau Google dengan kata kunci “homeschooling”, maka Anda akan mendapatkan banyak sekali link mengenai homeschooling di berbagai penjuru dunia. Untuk informasi mengenai homeschooling di Indonesia, Anda dapat mencari di mesin pencari dengan kata kunci “homeschooling Indonesia”. Dari waktu ke waktu semakin banyak informasi dan websites mengenai praktek homeschooling di Indonesia.
Selain itu, bacalah artikel atau buku-buku mengenai homeschooling. Salah satu buku yang sangat membantu kami memahami homeschooling adalah “The Complete Idiot Book to Homeschooling”. Buku itu menjelaskan mengenai homeschooling dengan bahasa yang sangat sederhana dan mudah dimengerti.
Hadirilah seminar homeschooling dan berbincanglah dengan orang tua yang sudah mempraktekkan homeschooling bagi putera-puterinya. Seperti yang Anda ketahui, setiap keluarga menjalankan homeschooling dengan cara yang berbeda-beda. Dengan banyak belajar dan menyimak, Anda akan mendapatkan perbandingan untuk rancangan homeschooling yang sesuai bagi putera-puteri Anda dan keadaan keluarga Anda.
4. Memilih metoda Homeschooling
Banyak metoda pendidikan yang dapat diterapkan untuk homeschooling. Pilihlah yang sesuai dengan gaya anak-anak Anda belajar.
Metode homeschooling sangat beragam: mulai yang sangat tidak terstruktur (unschooling) hingga yang sangat terstruktur (school at-home). Unschooling adalah membiarkan anak-anak belajar apa saja sesuai minatnya dan orang tua tinggal memfasilitasinya. School at-home adalah model belajar seperti sekolah reguler, dengan menggunakan buku pegangan seperti sekolah, hanya saja belajarnya di rumah.
Diantara dua metode itu ada banyak sekali metode belajar yang dapat diterapkan dalam homeschooling, misalnya: montessori, waldorf, unit studies, …
Secara ringkas, Anda dapat membacanya di sini. Atau, kunjungi situs-situs metode belajar yang ingin Anda ketahui.
5. Memilih Kurikulum dan Materi Ajar
Departemen Pendidikan Nasional RI telah mengembangkan kurikulum yang dapat Anda download dengan cuma-cuma www.puskur.net. Jika Anda ingin mengikuti ujian kesetaraan, perhatikan kurikulum itu untuk mengetahui sasaran pendidikan yang harus dicapai putera-puteri Anda.
Jika Anda ingin menggunakan kurikulum lain selain yang dikembangkan Depdiknas, itu adalah hak Anda sepenuhnya untuk memberikan yang terbaik bagi putera-puteri Anda. Pada umumnya, orang tua homeschooling memilih dan menggabungkan bermacam kurikulum sesuai dengan kebutuhannya. Di luar negeri, tersedia banyak kurikulum yang dapat Anda download secara gratis.
Untuk bahan ajar, Anda dapat menggunakan materi yang sudah Anda miliki, dari toko buku, atau hasil kreativitas Anda. Ide-ide materi pengajaran juga tersedia sangat berlimpah di Internet dan dapat Anda peroleh secara gratis maupun berbayar.
6. Bentuk Komunitas Pendukung
Salah satu prinsip homeschooling adalah memanfaatkan segala sumber daya yang ada di sekitar kita (belajar apa saja, di mana saja, bersama siapa saja, kapan saja). Salah satu sumber daya yang harus kita manfaatkan adalah keluarga. Sebarkan rencana Anda mengenai homeschooling pada orang tua, mertua, dan keluarga terdekat sehingga mereka tidak menjadi perintang, tetapi justru menjadi pendukung dan sumber belajar (resource person) bagi putera-puteri Anda.
Jika ada Komunitas Homeschooling di sekitar Anda, bergabunglah agar Anda dapat bertukar pengalaman dan saling berbagi materi belajar yang dimiliki. Jika di sekitar Anda masih belum ada Komunitas Homeschooling, jadikan diri Anda sebagai pionir bagi homeschooler di sekitar Anda. Semakin banyak teman untuk saling berkaca dan semakin banyak pengalaman untuk berbagi, semakin mudah homescholing dijalankan.
7. Just start it
Jika Anda sudah mantap menempuh homeschooling, mulailah mempraktekkannya untuk putera-puteri Anda. Jangan menunggu segala sesuatu sempurna dan ideal. Yang terpenting adalah memulainya dan Anda memang berkomitmen menjalankannya.
Ketika mempraktekkan sebuah metode tertentu untuk putera-puteri Anda, jangan mudah menyerah kalau metode itu tak bekerja baik bagi Anda dan putera-puteri Anda. Ingatlah bahwa setiap anak dilahirkan spesial, mereka mempunyai kelebihan & kekurangan masing-masing. Kakak beradik saja seringkali memiliki sifat dan gaya belajar yang berbeda.
Lenturkan diri Anda sampai Anda menemukan metode yang paling sesuai. Jangan merasa enggan untuk berubah atau mencoba, karena homeschooling memberikan fleksibilitas bagi Anda untuk menemukan dan memilih hal-hal yang paling sesuai bagi putera-puteri Anda dan Anda sendiri. Itulah asyiknya homeschooling.
Negara Kesatuan Republik Indonesia (disingkat NKRI atau Indonesia atau Republik Indonesia atau RI) ialah negara kepulauan terbesar di dunia yang terletak di Asia Tenggara, melintang di khatulistiwa antara benua Asia dan Australia serta antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Karena letaknya yang berada di antara dua benua, dan dua samudra, ia disebut juga sebagai Nusantara (Kepulauan Antara). Indonesia berbatasan dengan Malaysia di pulau Kalimantan, berbatasan dengan Papua Nugini di pulau Papua dan berbatasan dengan Timor Leste di pulau Timor.
Kata “Indonesia” berasal dari dua kata bahasa Yunani, yaitu Indos yang berarti “India” dan nesos yang berarti “pulau”. Jadi kata Indonesia berarti kepulauan India, atau kepulauan yang berada di wilayah India.
Sejarah
Di bawah pengaruh agama Hindu dan Buddha, beberapa kerajaan terbentuk di pulau Sumatra dan Jawa sejak abad ke-7 hingga abad ke-14. Kedatangan pelaut-pelaut Tiongkok yang dipimpin oleh Laksamana Cheng Ho/Zheng He, pedagang-pedagang Arab dari Gujarat, India, kemudian membawa agama Islam.
Ketika orang-orang Eropa datang pada awal abad ke-16, mereka menemukan beberapa negara-negara kecil. Negara-negara kecil ini dengan mudah dikuasai oleh orang-orang Eropa tersebut yang ingin mendominasi perdagangan rempah-rempah. Pada abad ke-17, Belanda muncul sebagai yang terkuat di antara negara-negara Eropa lainnya, mengalahkan Britania Raya dan Portugal (kecuali untuk koloni mereka, Timor Timur). Pada masa itulah agama Kristen masuk ke Indonesia sebagai salah satu misi dari Belanda yang dikenal sebagai 3G, yaitu Gold, Glory, and Gospel. Belanda menguasai Indonesia sebagai koloni hingga Perang Dunia II, awalnya melalui VOC, dan kemudian langsung oleh pemerintah Belanda sejak awal abad ke-19.
Johannes van den Bosch, pencetus Cultuurstelsel
Di bawah sistem Cultuurstelsel (Sistem Penanaman) pada abad ke-19, perkebunan besar dan penanaman paksa dilaksanakan di Jawa, akhirnya menghasilkan keuntungan bagi Belanda yang tidak dapat dihasilkan VOC. Pada masa pemerintahan kolonial yang lebih bebas setelah 1870, sistem ini dihapus. Setelah 1901 pihak Belanda memperkenalkan Kebijakan Beretika, yang termasuk reformasi politik yang terbatas dan investasi yang lebih besar di Hindia-Belanda.
Pada masa Perang Dunia II, sewaktu Belanda dijajah oleh Jerman, Jepang menguasai Indonesia. Setelah mendapatkan Indonesia pada tahun 1942, Jepang melihat bahwa para pejuang Indonesia merupakan rekan perdagangan yang kooperatif dan bersedia mengerahkan prajurit bila diperlukan. Soekarno, Mohammad Hatta, KH. Mas Mansur, dan Ki Hajar Dewantara diberikan penghargaan oleh Kaisar Jepang pada tahun 1943.
Pada Maret 1945 Jepang membentuk sebuah komite untuk kemerdekaan Indonesia; setelah perang Pasifik berakhir pada tahun 1945, di bawah tekanan organisasi pemuda, kelompok pimpinan Soekarno memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Dalam usaha untuk menguasai kembali Indonesia, Belanda mengirimkan pasukan mereka.
Usaha-usaha berdarah untuk meredam pergerakan kemerdekaan ini kemudian dikenal sebagai ‘aksi polisi’ (Politionele Actie). Belanda akhirnya menerima hak Indonesia untuk merdeka pada 27 Desember 1949 setelah mendapat tekanan yang kuat dari kalangan internasional, terutamanya Amerika Serikat. Soekarno menjadi presiden pertama Indonesia dengan Mohammad Hatta sebagai wakil presiden.
Pada tahun 1950-an dan 1960-an, pemerintahan Soekarno mulai mengikuti gerakan non-blok pada awalnya dan kemudian dengan blok sosialis, misalnya Tiongkok dan Yugoslavia. Tahun 1960-an menjadi saksi terjadinya konfrontasi militer terhadap negara tetangga, Malaysia (“Konfrontasi“), dan ketidakpuasan terhadap kesulitan ekonomi yang semakin besar. Selanjutnya pada tahun 1965 meletus kejadian G30S yang menyebabkan kematian 6 orang jenderal dan sejumlah perwira menengah lainnya. Muncul kekuatan baru yang menyebut dirinya Orde Baru yang segera menuduh Partai Komunis Indonesia sebagai otak di belakang kejadian ini dan bermaksud menggulingkan pemerintahan yang sah serta mengganti ideologi nasional berdasarkan paham sosialis-komunis. Tuduhan ini sekaligus dijadikan alasan untuk menggantikan pemerintahan lama di bawah Presiden Soekarno.
Sukarno, presiden pertama Indonesia
Jenderal Soeharto menjadi presiden pada tahun 1967 dengan alasan untuk mengamankan negara dari ancaman komunisme. Sementara itu kondisi fisik Soekarno kini sendiri makin melemah. Setelah Soeharto berkuasa, ratusan ribu warga Indonesia yang dicurigai terlibat pihak komunis dibunuh, sementara masih banyak lagi warga Indonesia yang sedang berada di luar negeri, tidak berani kembali ke tanah air, dan akhirnya dicabut kewarganegaraannya. 32 tahun masa kekuasaan Soeharto dinamakan Orde Baru, sementara masa pemerintahan Soekarno disebut Orde Lama.
Soeharto menerapkan ekonomi neoliberal dan berhasil mendatangkan investasi luar negeri yang besar untuk masuk ke Indonesia dan menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang besar, meski tidak merata, di Indonesia. Pada awal rezim Orde Baru kebijakan ekomomi Indonesia disusun oleh sekelompok ekonom-ekonom lulusan departemen ekonomi Universitas California, Berkeley, yang dipanggil “Mafia Berkeley“. Namun, Soeharto menambah kekayaannya dan keluarganya melalui praktik korupsi, kolusi dan nepotisme yang meluas dan dia akhirnya dipaksa turun dari jabatannya setelah aksi demonstrasi besar-besaran dan kondisi ekonomi negara yang memburuk pada tahun 1998.
Dari 1998 hingga 2001, Indonesia mempunyai tiga presiden: Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie, Abdurrahman Wahid dan Megawati Sukarnoputri. Pada tahun 2004 pemilu satu hari terbesar di dunia diadakan dan dimenangkan oleh Susilo Bambang Yudhoyono.
Indonesia kini sedang mengalami masalah-masalah ekonomi, politik dan pertikaian bernuansa agama di dalam negeri, dan beberapa daerah sedang berusaha untuk mendapatkan kemerdekaan, yaitu Aceh dan Papua. Timor Timur akhirnya resmi memisahkan diri pada tahun 2002 setelah 24 tahun bersatu dengan Indonesia dan 3 tahun di bawah administrasi PBB.
Pada Desember 2004 dan Maret 2005, Aceh dan Nias dilanda dua gempa bumi besar yang totalnya menewaskan ratusan ribu jiwa. (Lihat Gempa bumi Samudra Hindia 2004 dan Gempa bumi Sumatra Maret 2005.) Kejadian ini disusul oleh gempa bumi di Yogyakarta dan tsunami yang menghantam pantai Pangandaran dan sekitarnya, serta banjir lumpur di Sidoarjo pada 2006 yang tidak kunjung terpecahkan.
Seperti juga di negara-negara demokrasi lainnya, sistem politik di Indonesia didasarkan pada Trias Politika yaitu kekuasaan legislatif, eksekutif dan yudikatif. Kekuasaan legislatif dipegang oleh sebuah lembaga bernama Majelis Permusyawatan Rakyat (MPR) yang terdiri dari dua badan yaitu DPR yang anggota-anggotanya terdiri dari wakil-wakil Partai Politik dan DPD yang anggota-anggotanya mewakili provinsi yang ada di Indonesia. Setiap daerah diwakili oleh 4 orang yang dipilih langsung oleh rakyat di daerahnya masing-masing.
Gedung MPR-DPR.
Istana Negara, bagian dari Istana Kepresidenan Jakarta.
Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) adalah lembaga tertinggi negara. Namun setelah amandemen ke-4 MPR bukanlah lembaga tertinggi lagi. Keanggotaan MPR berubah setelah Amandeman UUD 1945 pada periode 1999-2004. Seluruh anggota MPR adalah anggota DPR ditambah anggota DPD (Dewan Perwakilan Daerah). Sebelumnya, anggota MPR adalah seluruh anggota DPR ditambah utusan golongan. MPR saat ini diketuai oleh Hidayat Nur Wahid. Anggota MPR saat terdiri dari 550 anggota DPR dan 128 anggota DPD. DPR saat ini diketuai oleh Agung Laksono, sedangkan DPD saat ini diketuai oleh Ginandjar Kartasasmita. Anggota DPR dan DPD dipilih melalui pemilu dan dilantik dalam masa jabatan lima tahun. Sejak 2004, MPR adalah sebuah parlemen bikameral, setelah terciptanya DPD sebagai kamar kedua.
Lembaga eksekutif berpusat pada presiden, wakil presiden, dan kabinet. Kabinet di Indonesia adalah Kabinet Presidensiil sehingga para menteri bertanggung jawab kepada presiden dan tidak mewakili partai politik yang ada di parlemen. Meskipun demikian, Presiden saat ini yakni Susilo Bambang Yudhoyono yang diusung oleh Partai Demokrat juga menunjuk sejumlah pemimpin Partai Politik untuk duduk di kabinetnya. Tujuannya untuk menjaga stabilitas pemerintahan mengingat kuatnya posisi lembaga legislatif di Indonesia. Namun pos-pos penting dan strategis umumnya diisi oleh Menteri tanpa portofolio partai (berasal dari seseorang yang dianggap Ahli dalam bidangnya).
Lembaga Yudikatif sejak masa reformasi dan adanya amandemen UUD 1945 dijalankan oleh Mahkamah Agung,Komisi Yudisial dan Mahkamah Konstitusi termasuk pengaturan administrasi para Hakim. Meskipun demikian keberadaan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia tetap dipertahankan. Ketua MA saat ini Prof Dr Bagir Manan mendapat banyak kritik dari berbagai pihak sehubungan dengan kelemahan MA dalam menegakkan hukum dan keadilan di Indonesia. Namun dalam Pemilihan Ketua MA baru-baru ini, Bagir tetap mendapat suara mayoritas dari para hakim Agung.
Indonesia saat ini terdiri dalam 33 provinsi, termasuk dua Daerah Otonomi Khusus (Nanggroe Aceh Darussalam dan Papua), satu Daerah Istimewa (Daerah Istimewa Yogyakarta), dan satu Daerah Khusus Ibukota (Daerah Khusus Ibukota Jakarta Raya). Timor Timur digabungkan ke dalam wilayah Indonesia dan menjadi salah satu provinsi di Indonesia pada tahun 1979–1999, yang kemudian memisahkan diri melalui referendum menjadi Negara Timor-Leste.
Peta Indonesia
Indonesia memiliki 17.504 pulau besar dan kecil (lihat pula: jumlah pulau di Indonesia), sekitar 6000 di antaranya tidak berpenghuni, yang menyebar disekitar khatulistiwa, memberikan cuaca tropis. Posisi Indonesia terletak pada koordinat 6°LU – 11°08′LS dan dari 97°’ – 141°45′BT serta terletak di antara dua benua yaitu benua Asia dan benua Australia/Oseania. Wilayah Indonesia terbentang sepanjang 3.977 mil di antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Apabila perairan antara pulau-pulau itu digabungkan, maka luas Indonesia menjadi 1,9 juta mil². Pulau terpadat penduduknya adalah pulau Jawa, di mana setengah populasi Indonesia hidup. Indonesia terdiri dari 5 pulau besar, yaitu: Jawa dengan luas 132.107 km², Sumatra dengan luas 473.606 km², Kalimantan dengan luas 539.460 km², Sulawesi dengan luas 189.216 km², dan Papua dengan luas 421.981 km².
Lokasi Indonesia juga terletak di lempeng tektonik yang berarti Indonesia sering terkena gempa bumi dan juga menimbulkan tsunami. Indonesia juga banyak memiliki gunung berapi, salah satu yang sangat terkenal adalah gunung Krakatau, terletak di selat Sunda antara pulau Sumatra dan Jawa.
Lihat juga: Peta Asia
Zamrud khatulistiwa yang dimiliki Indonesia menjadi kebanggaan bersama dengan jajaran pulau dan kekayaan alam yang masih terpendam.
Monumen Nasional.
Protes melawan IMF, organisasi yang terlibat dalam proses pemulihan ekonomi Indonesia, di Jakarta.
Tidak dapat dipastikan secara keseluruhan, apakah Indonesia mengadaptasi sistem ekonomi kapitalis secara keseluruhan atau tidak pada masa orde lama. Namun, berdasarkan beberapa pasal yang tercantum dalam Undang-Undang Dasar 1945 dan dalam beberapa pasal dalam Undang-Undang dapat disimpulkan bahwa Indonesia menggunakan sistem perpajakan dengan nilai pajak yang cukup tinggi, dan pemerintah masih ikut campur tangan ke dalam beberapa kegiatan produksi yang berpengaruh bagi masyarakat banyak dan yang mungkin mengakibatkan ketidakstabilan ekonomi negara. Ini menandakan bahwa Indonesia tidak seutuhnya mengadaptasi sistem ekonomi kapitalis, namun juga memadukannya dengan prinsip-prinsip dari dasar negara Indonesia, yaitu Pancasila.
Berdasarkan sejarah-sejarah dari beberapa sumber, Indonesia pernah menggunakan sistem ekonomi uang dan sewa tanah serta perpajakan, dimulakan dari kedatangan Inggris ke Indonesia pada awal abad ke-19 dengan Raffles sebagai gubernur jenderalnya. Oleh itu, Indonesia hanya perlu mengadaptasi dan memperbaiki sistem yang sudah ada.
Sistem ekonomi Indonesia juga didukung dengan diluncurkannya Oeang Repoeblik Indonesia (ORI) yang menjadi mata uang pertama Republik Indonesia yang selanjutnya berganti menjadi Rupiah.
Ekonomi Indonesia mengalami kemunduran pada akhir tahun 1990-an akibat krisis ekonomi yang melanda sebagian besar Asia pada saat itu. Ekonominya kini telah lumayan stabil saat ini.
Indonesia mempunyai sumber daya alam yang besar di luar Jawa, termasuk minyak mentah, gas alam, timah, tembaga, dan emas. Indonesia pengekspor gas alam terbesar kedua di dunia, meski akhir-akhir ini ia telah mula menjadi pengimpor bersih minyak mentah. Hasil pertanian yang utama termasuk beras, teh, kopi, rempah-rempah, dan karet.
Rekan perdagangan terbesar Indonesia yaitu Jepang, Amerika Serikat dan negara-negara jirannya yaitu Malaysia, Singapura dan Australia.
Meski kaya akan sumber daya alam dan manusia, Indonesia masih menghadapi masalah besar dalam bidang kemiskinan yang sebagian besar disebabkan oleh korupsi yang merajalela dalam pemerintahan.
Bank sentral Indonesia yaitu Bank Indonesia.
Penduduk Indonesia dapat dibagi secara garis besar dalam dua kelompok. Di bagian barat Indonesia penduduknya kebanyakan adalah suku Melayu sementara di timur adalah suku Papua, yang mempunyai akar di kepulauan Melanesia. Banyak penduduk Indonesia yang menyatakan dirinya sebagai bagian dari kelompok suku yang lebih spesifik, yang dibagi menurut bahasa dan asal daerah, misalnya Jawa, Sunda atau Batak.
Selain itu juga ada penduduk pendatang yang jumlahnya minoritas diantaranya adalah Etnis Tionghoa, India, dan Arab. Mereka sudah lama datang ke nusantara dengan jalur perdagangan sejak abad ke 8 SM dan menetap menjadi bagian dari Nusantara. Di Indonesia terdapat sekitar 3% populasi etnis Tionghoa. Angka ini berbeda-beda karena hanya pada tahun 1930-an terakhir kalinya pemerintah melakukan sensus dengan menggolong-golongkan masyarakat Indonesia ke dalam suku bangsa dan keturunannya.
Islam adalah agama mayoritas yang dipeluk oleh sekitar 85,2% penduduk Indonesia, yang menjadikan Indonesia negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia. Sisanya beragama Protestan (8,9%), Katolik (3%), Hindu (1,8%), Buddha (0,8%), dan lain-lain (0,3%).
Kebanyakan penduduk Indonesia bertutur dalam bahasa daerah sebagai bahasa ibu, namun bahasa resmi Indonesia, bahasa Indonesia, diajarkan di seluruh sekolah-sekolah di negara ini dan dikuasai oleh hampir seluruh penduduk Indonesia.
Jenis kesenian di Indonesia banyak dipengaruhi oleh beberapa kebudayaan. Tari Jawa dan Bali yang terkenal, misalnya, berisi aspek-aspek kebudayaan dan mitologi Hindu.
sebuah candi Hindu dari abad ke-10 di Jawa.
Tari Seudati khas Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam.
Tari Piring khas Minangkabau, Sumatra Barat.
Banyak juga seni tari yang berisikan nilai-nilai Islam. Beberapa di antaranya dapat ditemukan di daerah Sumatra seperti tari Saman Meusukat dan Tari Seudati dari Nanggroe Aceh Darussalam.
Selain itu yang cukup terkenal di dunia adalah wayang kulit yang menampilkan kisah-kisah tentang kejadian mitologis. Seni pantun, gurindam, dan sebagainya dari pelbagai daerah seperti pantun Melayu, dan pantun-pantun lainnya acapkali dipergunakan dalam acara-acara tertentu yaitu perhelatan, pentas seni, dan lain-lain.
Di bidang busana warisan budaya yang terkenal di seluruh dunia adalah kerajinan batik. Beberapa daerah yang terkenal akan industri batik meliputi Yogyakarta, Solo, dan juga Pekalongan. Kerajinan batik ini pun ditiru oleh Malaysia dengan industri batiknya. Busana asli Indonesia dari Sabang sampai Merauke lainnya dapat dikenali dari ciri-cirinya yang dikenakan di setiap daerah antara lain:
Baju kurung dengan songketnya dari Sumatra Barat (Minangkabau),
Kain ulos dari Sumatra Utara (Batak),
Busana kebaya
Busana khas Dayak di Kalimantan,
Baju bodo dari Sulawesi Selatan,
Busana berkoteka dari Papua/ Irian Jaya, dan sebagainya
Pencak silat adalah seni bela diri yang unik yang berasal dari wilayah Indonesia. Seni bela diri ini kadang-kadang ditampilkan pada acara-acara pertunjukkan yang biasanya diikuti dengan musik tradisional Indonesia berupa gamelan dan seni musik tradisional lainnya sesuai dengan daerah asalnya.
Seni musik di Indonesia, baik tradisional maupun modern sangat banyak terbentang dari Sabang hingga Merauke. Setiap provinsi di Indonesia memiliki musik tradisional dengan ciri khasnya tersendiri. Musik tradisional termasuk juga keroncong Jawa dikenal oleh semua rakyat Indonesia bahkan hingga ke mancanegara. Ada juga musik yang merakyat di Indonesia yang dikenal dengan nama dangdut.
Saluang, Alat Musik Minangkabau sedang dimainkan oleh pemusik Minangkabau, Sumatra Barat.
Angklung, Alat Musik Sunda, Jawa Barat.
Alat musik tradisional yang merupakan alat musik khas Indonesia memiliki banyak ragam dari pelbagai daerah di Indonesia, namun banyak pula dari alat musik tradisional Indonesia ‘dicuri’ oleh negara lain untuk kepentingan penambahan budaya dan seni musiknya sendiri dengan mematenkan hak cipta seni budaya dari Indonesia. Alat musik tradisional Indonesia antara lain meliputi:
|
|


